HOME »» SERBA SERBI

164 Alat Produksi dan Kosmetik Ilegal Disita BBPOM Bandung

164 alat produksi dan kosmetik ilegalMerebaknya kosmetik illegal di daerah di kawasan Sumedang membuat Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BBPOM) Bandung bergerak cepat. Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 164 alat produksi dan kosmetik illegal berhasil disita dari 3 industri rumahan.

Kosmetik illegal yang berhasil diamankan BBPOM ini terdiri dari bahan baku produksi, produk setengah jadi serta produk jadi yang sudah berbentuk produksi dan siap dipasarkan. Total barang sitaan BBPOM ini senilai Rp 200 juta, termasuk diantaranya alat produksi dan barang kosmetik lainnya.

Saat ini barang sitaan tersebut tengah mengalami proses laboratorium. BBPOM memang memasukkan illegal tersebut ke sebuah laboratorium guna diteliti apakah barang tersebut mengandung zat berbahaya atau tidak. Hal ini diakui langsung oleh Supriyanto Utomo, Kepala BBPOM Bandung yang menyebutkan bahwa barang sitaan tersebut kini sudah dimasukkan ke Laboratorium untuk dilihat kandungan berbahaya pada barang tersebut.

Yang jelas, kosmetik illegal tersebut cukup meresahkan warga sekitar. Seperti yang diketahui industri yang memproduksi kosmetik tersebut tidak memiliki izin produksi. Selain itu kosmetik yang dibuatnya tidak memiliki notifikasi. Dan yang jelas kosmetik tanpa label ini sama sekali tidak mencantumkan cara pemakaian dan komposisi dengan jelas. Sehingga konsumen tidak tahu apakah kosmetik yang dikonsumsinya mengandung zat berbahaya apa tidak.

Menurut kesaksian, kosmetik illegal tersebut tidak dipasarkan ke toko-toko atau swalayan. Melainkan melalui mulut ke mulut. Sedangkan untuk harga yang perbarangnya berkisar antara Rp 10 ribu hingga Rp 50 ribu. Sebuah harga yang pantas untuk produk tanpa label yang dipasarkan dari mulut ke mulut.

Adapun tiga Indutrsi rumahan yang disita semuanya berasal dari Sumedang, Jawa Barat. Uniknya, dari ketiga industri tersebut masih memiliki hubungan keluarga. Kendati begitu, ketiganya tetap akan melewati pemeriksaan. Hal ini diungkapkan langsung oleh Supriyanto Utomo. BBPOM tidak akan lama lagi akan memanggil ketiga pemilik industri tersebut. Ketiganya akan dilakukan pemeriksaan siapa yang bertanggung jawab atas industri kosmetik illegal ini. Tentunya hukuman penjara siap menanti apabila terbukti bersalah.

Secara tegas kepala BBPOM Bandung ini menyebutkan pasal yang akan menjerat yang terbukti bersalah dalam kasusu ini. Yaitu UU Kesehatan No 36/2009 pasal 197 mengenai izin edar serta pasal 198 izin produksi. Tidak tanggung-tanggung, ancaman hukuman penjara sampai 15 tahun siap membekap mereka.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 5.0/5 (1 vote cast)
164 Alat Produksi dan Kosmetik Ilegal Disita BBPOM Bandung, 5.0 out of 5 based on 1 rating

Sebarkan artikel penting ini melalui social media berikut :



Berikan Komentar Anda :