HOME »» SERBA SERBI

Razia Produk Ilegal di Lampung

razia produk ilegal di lampungUntung adalah suatu hal yang selalu ingin di dapat bagi semua orang termasuk juga pendagang. Namun, karena hal tersebutlah banyak orang yang nekat melakukan apapun, meskipun tindakannya tersebut merugikan orang lain. Contohnya yaitu para pedagang yang menjual produk illegal , tanpa ada izin dari Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), yang mana tanpa mereka sadari tindakan mereka dapat merugikan orang lain (konsumennya).

Penomena di atas dapat kita temui di berbagai daerah di Indonesia termasuk di provinsi Lampung. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan hasil razia BPOM pada tanggal 21 – 23 Oktober 2013 yang dilakukan di kabupaten Tulang Bawang dan Kota Metro. Dari kedua kota tersebut didapat beberapa toko yang menjual kosmetik illegal yaitu gudang Toko Obat Syareat Waras di Pasar Unit 2 (Tulang Bawang), Toko Central Agency di Jl. Ahmad Yani (Iringmulyo di Kota Metro), Toko Al- Qindy di Jl. Seminung (Kota Metro) dan yang terakhir yaitu Toko Nuha Agency di Jl. Dr. Sutomo ( Purwosari di Kota Metro).

Sanksi Atas Penjualan Produk- Produk Illegal

Berdasarkan uraian penjelasan diatas mengenai hasil razia yang telah dilakukan oleh BPOM dan dibantu oleh pihak polisi, Dinas Kesehatan dan pihak terkait untuk melakukan investigasi mengenai adanya produkk illegal di atas , dapat diketahui taksiran harga dari kosmetik illegal tersebut sekitar Rp 94,9 juta. Adapun rincian produk –produk illegal yang ditemukan di kota yang telah dilakukkan razia di atas tersebut yaitu produk herbal berjumlah 40 item, obat keras 79 item , obat tradisional 38 item, kosmetik 21 item, dan obat 2 item,
Kemudian mengenai sanksi bagi pihak yang menjual produk- produk illegal tersebut menurut Sumaryanto dan Kepala Bidang Pemeriksaan dan Penyidikan, Drs, Ramadhan, Apt yaitu disesuaikan dengan peraturan perundang- undangan yang ada. Peraturan perundang- undangan tersebut yaitu didasarkan pada UU No. 36/2009 mengenai Jaminan Kesehatan Nasional , dimana isinya yaitu Jika pedagang/ pemilik menjual produk-produk yang tidak sesuai dengan ketentuan itu akan bisa kena sanksi hukum ancaman 5 tahun penjara dan denda Rp 1,5 miliar.

VN:F [1.9.22_1171]
Rating: 0.0/5 (0 votes cast)

Sebarkan artikel penting ini melalui social media berikut :



Berikan Komentar Anda :